Baca Al-Quran Tanpa Paham Maknanya, Bagaimana Hukumnya?

Posted on
Quran tanpa memahami maknanya sanggup mendapat pahala Baca Al-Quran Tanpa Paham Maknanya, Bagaimana Hukumnya?

Membaca Al-Quran Tanpa Mengerti Maknanya

Apakah membaca al-Quran tanpa memahami maknanya sanggup mendapat pahala?

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du..

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjanjikan bahwa orang yang membaca al-Quran akan mendapat pahala 10 perhuruf. Dalam hadis dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُولُ الم حرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

“Siapa yang membaca satu aksara dari al-Quran maka beliau mendapat satu pahala. Dan setiap pahala itu dilipatkan menjadi 10 kali lipatnya. Aku tidak menyampaikan alif lam mim satu huruf, tapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf..” (HR. Turmudzi 3158 dan dishahihkan al-Albani)

Hadis ini menyebutkan pahala membaca al-Quran. Dan yang dzahir, pahala itu didapatkan hanya dengan membaca, meskipun tidak memahami maknanya..

Baca Juga : Cara Mengusir Setan Dari Rumah Dengan Surat Al-Baqarah

Sementara untuk memahami maknanya, ada pelengkap pahala sendiri. Karena berarti beliau mengamalkan perintah Allah,

كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آَيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ

“Ini ialah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah agar mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan agar mendapat pelajaran orang-orang yang memiliki fikiran..” (QS. Shad: 29)

Dan terkadang orang sanggup memahami maknanya hanya dengan memahami arti teksnya. Meskipun beliau tidak memahami dari sisi tinjauan nahwu maupun kaidah bahasa. Bahkan beliau sanggup menangis semata dengan mengingat artinya. Dan ini sudah sanggup disebut mentadaburi al-Qur’an..

As-Shan’ani mengatakan,

إن فهم كثير من الآيات والأحاديث بمجرد قرعها الأسماع لا يحتاج إلى علم النحو ولا الأصول، فترى العامة يسمعون القرآن فيفهمونه بل ربما كان أثره في قلوبهم أعظم من المجتهدين

“Memahami kandungan umum dari ayat al-Quran dan hadis saat pertama mendengar, tidak butuh ilmu nahwu dan ushul fiqh. Anda sanggup lihat, masyarakat awam mendengar al-Quran dan mereka sanggup memahaminya. Bahkan sanggup jadi imbas dalam hatinya lebih besar dibandingkan yang terjadi para ulama mujtahid..” (Ar-Rasail al-Munirah, 1/36)

Demikian, Allahu a’lam..

Baca Juga : Cara Mengusir Setan Dari Rumah Dengan Surat Al-Baqarah

***

Dijawab oleh: Ustadz Ammi Nur Baits
Judul Asli: Hukum Membaca al-Quran Tanpa Memahami Maknanya
Sumber: KonsultasiSyariah

——○●※●○——

Esha Ardhie
Kamis, 10 Januari 2019